Blog

  • Wujudkan Lingkungan Sehat, Ditpolairud Bersihkan Sampah Di pesisir sungai das kahayan

    Wujudkan Lingkungan Sehat, Ditpolairud Bersihkan Sampah Di pesisir sungai das kahayan

    Palangkaraya – Ditpolairud Polda Kalteng melalui mako perwakilan Palangkaraya Das Kahayan beserta masyarakat kampung tengah membersihkan sampah, minggu (01/03/2026)

    Perlunya memiliki rasa kepedulian terhadap lingkungan umumnya dan lingkungan perairan khususnya terhadap sampah yang menepi akibat terbawa arus air agar dapat sesegera mungkin dibersihkan secara rutin supaya tidak mengganggu lingkungan.

    Kapolda Kalteng Irjen Pol. Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si. melalui Dirpolairud Kombes Pol. Dony Eka Putra, S.I.K., M.H mengatakan,”Dirpolairud Polda Kalteng menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program pelestarian lingkungan hidup serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, khususnya ke sungai yang menjadi sumber kehidupan masyarakat.

    “Kami mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga kebersihan sungai. Sungai bukan hanya jalur transportasi air, tetapi juga sumber mata pencaharian dan kebutuhan sehari-hari masyarakat,” ujarnya.

    Kegiatan bersih-bersih ini juga melibatkan masyarakat sekitar sebagai bentuk sinergitas antara Polri dan warga dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman. Dengan kondisi sungai yang bersih, diharapkan dapat mencegah terjadinya banjir, mengurangi pencemaran air, serta menjaga habitat biota perairan.

    Melalui kegiatan ini, Ditpolairud Polda Kalteng berharap kesadaran kolektif masyarakat semakin meningkat sehingga kebersihan dan kelestarian DAS Kahayan di Kota Palangka Raya dapat terus terjaga demi generasi mendatang.

  • Buka Puasa Bareng KSBSI, Kapolri Tekankan Jaga Persatuan dan Kamtibmas

    Buka Puasa Bareng KSBSI, Kapolri Tekankan Jaga Persatuan dan Kamtibmas

    Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri acara buka puasa bersama Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) di Gedung Tribrata, Jakarta Selatan, Minggu (1/3/2026).

    Sigit mengatakan kegiatan buka bersama ini sebagai wadah untuk terus meningkatkan silaturahmi yang telah terjalin antara serikat buruh dengan Polri khususnya lewat Desk Ketenagakerjaan.

    Dalam kesempatan itu, Sigit menekankan soal pentingnya sinergisitas seluruh elemen buruh termasuk KSBSI agar dapat menjaga persatuan serta kesatuan serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

    “Stabilitas kamtibmas agar tetap terjaga karena apapun kita bisa membangun, kita bisa melakukan pertumbuhan kalau situasi stabilitas keamanan terjaga karena itu modal utama,” kata Sigit.

    Sigit lantas menyinggung situasi global yang belakangan menjadi semakin tidak kondusif. Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi memicu ketegangan global yang dapat berdampak kepada situasi di dalam negeri.

    Oleh karenanya, kata Sigit, dibutuhkan kerja sama seluruh pihak agar tetap dapat menjaga pertumbuhan ekonomi di dalam negeri.

    “Salah satunya dengan mendorong iklim investasi yang kondusif baik untuk asing maupun dalam negeri. Tentunya ini menjadi bagian kita untuk terus menjaga pertumbuhan ekonomi dan mendorong program Asta Cita Bapak Presiden,” ujar Sigit.

    Lebih lanjut, Sigit juga memastikan komitmen Polri yang terus mendukung dan mengawal elemen buruh dalam memperjuangkan haknya. Yang paling terpenting, kata Sigit adalah tetap dalam bingkai persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia.

    “Kita tetap menitipkan agar semuanya berjalan dengan konstruktif sehingga kemudian semuanya bisa kita jaga dan yang paling utama bagaimana persatuan dan kesatuan terus bisa kita kelola, kita jaga di tengah situasi global,” tutup Sigit.

  • Polri Bongkar Penambangan Ilegal dan Penyelundupan Pasir Timah ke Malaysia, 7 Tersangka Diamankan

    Polri Bongkar Penambangan Ilegal dan Penyelundupan Pasir Timah ke Malaysia, 7 Tersangka Diamankan

    Jakarta — Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga kekayaan sumber daya alam nasional. Melalui Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, Polri bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan RI berhasil mengungkap praktik penambangan ilegal dan penyelundupan pasir timah dari Kepulauan Bangka Belitung ke Malaysia.

    Pengungkapan ini merupakan hasil sinergi lintas instansi yang dilakukan secara cepat, terukur, dan profesional, guna mencegah kerugian negara serta menghentikan pencurian kekayaan alam.

    Kasus ini bermula pada Senin, 23 Februari 2026, saat petugas Bea Cukai memperoleh informasi adanya kapal yang diduga membawa pasir timah ilegal untuk diselundupkan ke Malaysia.
    Pada Selasa, 24 Februari 2026, petugas berhasil mengamankan kapal KM Rezeki Laut II dengan muatan 319 karung pasir timah tanpa dokumen resmi.

    Kapal tersebut berikut 1 orang nahkoda dan 4 orang anak buah kapal (ABK) selanjutnya diserahkan kepada Bareskrim Polri untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

    Dari hasil pengembangan penyidikan, Polri mengamankan dua tersangka berinisial A dan M di Pulau Belitung. Keduanya diduga berperan sebagai penampung, pengelola, dan pengirim pasir timah ilegal.

    Pemeriksaan mengungkap bahwa pasir timah berasal dari penambangan ilegal menggunakan meja goyang, kemudian dikumpulkan, dimurnikan, dan disiapkan untuk dikirim ke luar negeri.

    Para pelaku diketahui telah melakukan sedikitnya empat kali pengiriman pasir timah ilegal ke Malaysia, dengan tujuan akhir ke smelter di Malaysia berinisial M.

    Selain itu, nahkoda dan tiga ABK KM Rezeki Laut II juga telah ditetapkan sebagai tersangka, karena terbukti mengangkut pasir timah ilegal tanpa izin.

    Pada Sabtu, 28 Februari 2026, tim penyidik mendatangi lokasi pengolahan pasir timah ilegal di Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur. Di lokasi tersebut, polisi menemukan meja goyang yang digunakan untuk memurnikan biji timah, menyita barang bukti, serta memasang police line.

    Penanggung jawab pengungkapan kasus, Brigjen Pol. Irhamni, menyampaikan langsung keterangan kepada wartawan.

    “Tujuan dan kedatangan kami adalah pengembangan kasus tindak pidana penyelundupan dan penambangan ilegal pasir timah. Lokasi ini adalah tempat pengolahan yang melakukan penyelundupan kemarin yang kami tangkap bersama rekan-rekan Bea Cukai,” ujar Brigjen Pol. Irhamni.

    Ia menegaskan bahwa lokasi pengolahan menjadi titik krusial kejahatan ini.

    “Meja goyang ini digunakan untuk memurnikan biji timah. Inilah sumber mereka menyelundupkan timah ke Malaysia,” sambungnya.

    Polisi juga melakukan olah TKP dan pengambilan titik koordinat di sejumlah jalur pengiriman, termasuk kawasan pantai dan pelabuhan, untuk memperkuat alat bukti.

    Terkait adanya keterangan tersangka mengenai dugaan keterlibatan oknum aparat pertahanan, Polri menegaskan bahwa penanganan perkara dilakukan secara profesional, transparan, dan berkeadilan.

    Dittipidter Bareskrim Polri telah dan akan terus melakukan koordinasi dengan Polisi Militer TNI Angkatan Laut (POM AL) guna pendalaman lebih lanjut, apabila dalam proses penyidikan ditemukan keterlibatan personel pertahanan, sesuai mekanisme hukum dan kewenangan masing-masing institusi.

    Hingga saat ini, total tujuh tersangka telah diamankan, termasuk dua tersangka berinisial A dan M di Pulau Belitung.
    Seluruh tersangka dijerat Pasal 161 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba).

    Brigjen Pol. Irhamni menegaskan bahwa penyidikan akan terus dikembangkan hingga menyentuh pemodal dan jaringan lain yang terlibat.

    “Para pelaku ini sedikitnya telah menyelundupkan pasir timah ke Malaysia sebanyak empat kali. Timah tersebut dijual ke salah satu perusahaan smelter di Malaysia berinisial M. Ini berdasarkan pengakuan mereka dalam pemeriksaan,” tegasnya.

    Pengungkapan ini menjadi wujud nyata dukungan Polri terhadap semangat Pemerintah dalam Program Asta Cita, khususnya dalam mencegah penambangan liar, penyelundupan, serta pencurian kekayaan alam negara.

    Polri berkomitmen untuk terus hadir menjaga kedaulatan sumber daya alam, memperkuat penegakan hukum, serta memastikan kekayaan alam Indonesia dikelola secara sah, berkelanjutan, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

    Polri mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas penambangan dan perdagangan mineral ilegal, serta segera melaporkan kepada aparat penegak hukum apabila mengetahui adanya praktik penambangan liar dan penyelundupan sumber daya alam.

  • Pengamanan Ibadah Minggu di Desa Jangkar Prima Berjalan Aman

    Pengamanan Ibadah Minggu di Desa Jangkar Prima Berjalan Aman

    Sematu Jaya – Personel Polsek Sematu Jaya melaksanakan pengamanan Ibadah Kebaktian Hari Minggu di Gereja Desa Jangkar Prima, Kecamatan Sematu Jaya, Kabupaten Lamandau, Minggu (1/3/2026).

    Ibadah yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut diikuti sekitar 50 jemaat dan dipimpin oleh Pendeta setempat. Kehadiran personel kepolisian bertujuan untuk memastikan kegiatan berjalan dengan aman serta memberikan rasa nyaman kepada masyarakat yang melaksanakan ibadah.

    Kapolsek Sematu Jaya, IPDA Eko Haryanto, S.H., menyampaikan bahwa pengamanan kegiatan keagamaan merupakan bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

  • Di Bulan Penuh Berkah, Personel Polres Turun ke Jalan Berbagi Takjil

    Di Bulan Penuh Berkah, Personel Polres Turun ke Jalan Berbagi Takjil

    Lamandau – Dalam rangka meningkatkan kepedulian sosial serta mempererat hubungan dengan masyarakat di bulan suci Ramadan, personel Polres menggelar kegiatan berbagi takjil kepada para pengguna jalan, Sabtu sore (28/2/2026).

    Kegiatan yang berlangsung menjelang waktu berbuka puasa ini dilaksanakan di sejumlah titik strategis di wilayah hukum Polres. Personel turun langsung ke jalan membagikan paket takjil kepada pengendara roda dua, roda empat, hingga pejalan kaki yang melintas.

    Kapolres Lamandau AKBP Joko Handono, S.I.K., M.H.,M.M. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui aksi sosial yang membawa manfaat langsung.

    “Ramadan adalah momentum untuk meningkatkan kepedulian dan kebersamaan. Melalui kegiatan berbagi takjil ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat,” ujarnya.

    Masyarakat yang menerima takjil tampak antusias dan menyambut baik kegiatan tersebut. Selain membantu warga yang masih dalam perjalanan agar dapat berbuka puasa tepat waktu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat.

    Tak hanya berbagi, personel Polres juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap tertib berlalu lintas serta menjaga keamanan lingkungan selama bulan Ramadan.

    Kegiatan sosial seperti ini rencananya akan terus dilaksanakan selama bulan Ramadan sebagai bentuk komitmen Polres dalam membangun kedekatan serta menumbuhkan rasa kebersamaan di tengah masyarakat.
    Dengan semangat berbagi dan kepedulian, diharapkan kehadiran Polri dapat semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas, khususnya di bulan penuh berkah ini.(Hms)

  • Perkuat Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Lamandau Ajak Warga Tanam Jagung

    Perkuat Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Lamandau Ajak Warga Tanam Jagung

    Lamandau – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional yang menjadi salah satu prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Bhabinkamtibmas Polsek Lamandau melaksanakan kegiatan pengecekan tanaman jagung di wilayah binaannya, Minggu (1/3/2026).

    Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Samu Jaya Kec. Lamandau Kab. Lamandau Prov. Kalteng. Pengecekan ini bertujuan untuk memastikan perkembangan tanaman jagung milik Bapak Poniran berjalan dengan baik serta sebagai bentuk dukungan Polri terhadap upaya peningkatan ketahanan pangan di tingkat desa.

    Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas turut berinteraksi langsung dengan para petani guna mengetahui kondisi tanaman, kendala yang dihadapi di lapangan, serta memberikan motivasi agar masyarakat terus semangat dalam mengelola lahan pertanian mereka.

    Selain itu, kehadiran Polri di tengah kegiatan pertanian masyarakat diharapkan dapat mempererat hubungan kemitraan antara aparat keamanan dan warga, sekaligus menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah pedesaan.

    Melalui kegiatan ini, Polsek menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan, sekaligus mendorong kemandirian masyarakat desa dalam sektor pertanian sebagai salah satu pilar penting pembangunan nasional.(Hms)

  • Kapolres Lamandau Turun Langsung Bantu Evakuasi Laka Tunggal di Jalan Lintas Nanga Bulik–Delang

    Kapolres Lamandau Turun Langsung Bantu Evakuasi Laka Tunggal di Jalan Lintas Nanga Bulik–Delang

    Lamandau – Kapolres Lamandau AKBP Joko Handono, S.I.K.,M.H.,M.M. turun langsung membantu proses evakuasi kecelakaan lalu lintas (laka) tunggal yang terjadi di ruas Jalan Lintas Nanga Bulik menuju Kecamatan Delang, Kabupaten Kabupaten Lamandau, Jumat (27/2/2026).

    Peristiwa tersebut melibatkan satu unit mobil yang diduga kehilangan kendali saat melintasi jalan menikung dan licin akibat hujan. Kendaraan tersebut dilaporkan keluar dari badan jalan dan terperosok ke sisi jalan.

    Mendapatkan laporan dari masyarakat, Kapolres Lamandau bersama personel Polres segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan cepat. Proses evakuasi dilakukan dengan melibatkan anggota kepolisian serta dibantu warga sekitar guna memastikan kendaraan dapat dipindahkan dengan aman dan arus lalu lintas kembali normal.

    “Keselamatan pengendara menjadi prioritas utama. Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati, terutama saat melintasi jalur rawan di jalan lintas Nanga Bulik–Delang, terlebih saat kondisi cuaca kurang bersahabat,” ujar kapolres di sela-sela kegiatan evakuasi.

    Beruntung, dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. Pengemudi hanya mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, kendaraan yang mengalami kerusakan telah berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian.

    Pihak kepolisian juga mengingatkan para pengguna jalan yang melintasi wilayah Kecamatan Delang untuk selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum bepergian serta mematuhi batas kecepatan demi menghindari kecelakaan serupa.
    Situasi arus lalu lintas di jalur tersebut kini telah kembali lancar dan terkendali setelah proses evakuasi selesai dilaksanakan.(Hms)

  • Jelang Operasi Ketupat 2026 Kapolres Lamandau Cek Kesiapan pos pengamanan dan Pos pelayanan Siap Beroperasi

    Jelang Operasi Ketupat 2026 Kapolres Lamandau Cek Kesiapan pos pengamanan dan Pos pelayanan Siap Beroperasi

    Lamandau – Kapolres Lamandau AKBP Joko Handono, S.I.K.,M.H.,M.M. melakukan pengecekan langsung kesiapan pos pengamanan (Pos Pam) dan pelayanan untuk membantu kelancaran arus mudik dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat, guna memastikan pengamanan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idulfitri berjalan aman dan lancer, pada hari minggu (1/3/2026).

    Pengecekan dilakukan di sejumlah titik pos pengamanan (Pos Pam) dan pelayanan yang telah didirikan di wilayah hukum Polres Lamandau. Dalam kegiatan tersebut, Kapolres meninjau kelengkapan sarana dan prasarana, kesiapan personel, serta memastikan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal.

    Kapolres menegaskan bahwa keberadaan Pos pengamanan dan Pos pelayanan tidak hanya untuk pengamanan arus lalu lintas, tetapi juga sebagai pusat pelayanan informasi dan bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan selama masa mudik Lebaran.

    “Kami ingin memastikan seluruh personel siap siaga dan fasilitas pendukung dalam kondisi baik, sehingga masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik merasa aman dan nyaman,” ujar kapolres saat meninjau pos.

    Selain itu, Kapolres juga mengingatkan personel untuk tetap menjaga kesehatan dan meningkatkan kewaspadaan, serta memberikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat.

    Operasi Ketupat sendiri merupakan operasi kepolisian terpusat yang dilaksanakan setiap tahun menjelang dan selama perayaan Idulfitri, dengan melibatkan unsur TNI, instansi terkait, serta mitra kamtibmas lainnya.

    Dengan kesiapan Pos Pam yang optimal, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Lamandau tetap kondusif selama perayaan Hari Raya Idulfitri.(Hms)

  • Polsek Teweh Timur Gencarkan Edukasi Anti Hoax untuk Jaga Kondusivitas Wilayah

    Polsek Teweh Timur Gencarkan Edukasi Anti Hoax untuk Jaga Kondusivitas Wilayah

    Tribratanews.kalteng.polri.go.id – Polres Barito Utara – Sabtu, 28 Februari 2026 – Dalam upaya mencegah penyebaran berita bohong yang dapat memicu keresahan di tengah masyarakat, Polsek Teweh Timur jajaran Polres Barito Utara melaksanakan kegiatan sosialisasi anti hoax di wilayah hukumnya.

    Kapolres Barito Utara, AKBP Singgih Febiyanto, melalui Kapolsek Teweh Timur, Iptu Ade Soemarna, S.Sos., M.A.P., mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, khususnya di media sosial.

    “Kami mengajak masyarakat untuk selalu melakukan pengecekan kebenaran informasi sebelum membagikannya. Jangan mudah terprovokasi oleh berita yang belum tentu benar,” ujar Iptu Ade Soemarna.

    Dalam kegiatan tersebut, personel juga memberikan pemahaman mengenai dampak hukum bagi penyebar berita hoax serta pentingnya menjaga persatuan dan kerukunan antarwarga.

    Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan masyarakat semakin cerdas dalam bermedia sosial serta situasi kamtibmas di wilayah Teweh Timur tetap aman dan kondusif. (arc)

  • Saber Pungli, Polsek Teweh Timur Tegaskan Komitmen Berantas Pungutan Liar

    Saber Pungli, Polsek Teweh Timur Tegaskan Komitmen Berantas Pungutan Liar

    Tribratanews.kalteng.polri.go.id – Polres Barito Utara – Sabtu, 28 Februari 2026 – Dalam rangka mencegah praktik pungutan liar di wilayah hukumnya, Polsek Teweh Timur jajaran Polres Barito Utara kembali melaksanakan kegiatan Saber Pungli dengan menyasar area pelayanan publik dan pusat aktivitas masyarakat.

    Kapolres Barito Utara, AKBP Singgih Febiyanto, melalui Kapolsek Teweh Timur, Iptu Ade Soemarna, S.Sos., M.A.P., menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen memberantas segala bentuk pungutan liar yang merugikan masyarakat.

    “Kami mengimbau kepada seluruh pihak agar tidak melakukan praktik pungli dalam bentuk apa pun. Apabila ditemukan, akan kami tindak sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Iptu Ade Soemarna.

    Dalam kegiatan tersebut, personel juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar berani melaporkan apabila menemukan adanya indikasi pungutan liar di lingkungan sekitar.

    Dengan pelaksanaan Saber Pungli secara rutin, diharapkan tercipta pelayanan publik yang bersih, transparan, serta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Teweh Timur. (arc)